Assalamualaikum Wr.Wb FORUM KOMUNIKASI GEOGRAFI: Tata Surya 2

Sabtu, 12 Februari 2011

Tata Surya 2

OUR SOLAR SYSTEM

Tata surya atau solar system merupakan suatu susunan di mana Matahari sebagai pusat peredaran dengan planet-planet, bulan, komet, dan meteor-meteor sebagai anggotanya. Tata surya yang kita kenal selama ini bukan merupakan satu-satunya system tata surya yang ada di jagad raya.

Anggota tata surya :


1. Matahari

Bentuk matahari merupakan suatu bola pijar yang amat besar. Karena demikian besarnya, apabila berbentuk wadah akan dapat menampung lebih dari sejuta planet Bumi.

Bagian-bagian matahari

· Inti matahari, merupakan pusat dari Matahari. Diameter lapisan ini kurang lebih 500.000 km. Tebalnya sekitar 175.000 km. Pada bagian ini terjadi reaksi fusi sehingga suhunya sangat tinggi mencapai 15 juta derajad Celcius.

· Fotosfer adalah lapisan Matahari yang dapat kita lihat. Lapisan ini sering disebut juga lapisan cahaya atau cakram Matahari. Tebal lapisan ini hampir 130.000 km. Suhu fotosfer bagian dalam sekitar 6.000 derajat Celcius.

· Kromosfer merupakan lapisan yang berada di atas fotosfer dan merupakan atmosfer Matahari. Lapisan ini menjulang setinggi 12.000 km di atas fotosfer dan memiliki ketebalan sekitar 2.500 km. Sebagian besar tersusun atas gas hidrogen. Suhu bagian atas kromosfer lebih dari 10.000 derajat Celcius.

· Korona merupakan lapisan Matahari yang terluar. Korona mudah dilihat pada saat terjadi gerhana Matahari total. Hal ini karena cahaya Matahari yang sangat menyilaukan tertutup bulan dan korona tampak sebagai cahaya putih keabu-abuan berbentuk seperti mahkota yang melingkari Matahari. Korona jauh lebih panas daripada kromosfer, suhunya bisa mencapai 2.000.000 derajat Celcius.

FENOMENA DI PERMUKAAN MATAHARI

· Gumpalan pada Fotosfer (Granula). Jika diamati, di fotosfer tampak terdapat gumpalan-gumpalan yang berupa bintik-bintik panas (hot spot). Bintik-bintik panas terjadi karena adanya perbedaan suhu yang sangat besar antara daerah panas (inti) dan daerah yang lebih dingin (fotosfer).

· Bintik Hitam (sun spot) Matahari.Bintik Matahari (sun spot) adalah noda daerah gelap pada fotosfer. Bintik ini timbul akibat aliran gas panas dari inti Matahari tidak sampai ke permukaan fotosfer karena adanya perubahan medan magnetik Matahari. Daerah ini tampak hitam (gelap) karena suhunya sekitar 1.500 derajat Celcius lebih rendah suhu bagian fotosfer sekitarnya.

· Lidah Api (Prominensa) merupakan gas panas yang tersembur dengan kecepatan tinggi dan sangat dahsyat dari permukaan Matahari. Gejala ini terjadi pada kromosfer bagian tepi. Lidah api dapat menjulur ke luar sejauh ribuan kilometer dari permukaan Matahari.

· Flares adalah peristiwa kilatan cahaya yang berlangsung sangat cepat di sekitar permukaan Matahari. Flares yang disertai dengan pancaran sinar X dapat menimbulkan gangguan pada lapisan ionosfer Bumi sehingga dapat mengganggu komunikasi radio. Semburan partikel dari flare dapat mencapai Bumi (aurora).


2. PLANET

disebut juga PENGEMBARA. Sebutan itu digunakan untuk membedakan dengan bintang tetap (bintang sejati) yang posisinya di bola langit selalu tetap. Perbedaan lain adalah pada cahaya, planet tidak memiliki cahaya sendiri tetapi memantulkan sinar atau cahaya matahari dan berputar mengelilingi matahari.

MERKURIUS
Massa : 0,05 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 4.880 km.
Jarak dengan Matahari : 0.38 S.A ( 1
Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,07 (Sinar Matahari yang
dipantulkan 7 % dan diserap 93 %).
Atmosfer : mengandung unsur Helium
(He), Neon (Ne) dan Xenon (Xe).
Kepadatan : 5,3 g / cm3.
Suhu permukaan : -212° C s/d 327° C
Gravitasi relatif permukaan terhadap
Bumi : 0,39
Periode rotasi : 59 hari
Periode revolusi : 88 hari
Satelit yang dimiliki : tidak ada.

VENUS
Massa : 0,82 (Massa Bumi =
1,0)
Diameter (Equatorialnya) :
12.108 km.
Jarak dengan Matahari : 0.72
S.A ( 1 Satuan Astronomis =
149 juta km.)
Albedo : 0,76.
Atmosfer : mengandung unsur
95 % Karbondioksida (CO2).
Kepadatan : 5,1 g / cm3.
Suhu permukaan : 477° C
Gravitasi relatif permukaan
terhadap Bumi : 0,91.
Periode rotasi : 243 hari
(retrograde).
Periode revolusi : 225 hari
Satelit yang dimiliki : tidak ada.

Bumi
Massa : 1,0.
Diameter (Equatorialnya):12.760 km.
Jarak dengan Matahari : 1,0 S.A ( 1
Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,40.
Atmosfer : mengandung unsur
Nitrogen (N2) dan Oksigen (O2).
Kepadatan : 5,5 g / cm3.
Suhu permukaan :- 88° C s/d 58° C
Gravitasi relatif permukaan terhadap
Bumi : 1,0.
Periode rotasi : 23 jam, 56 menit, 4
detik.
Periode revolusi : 365,25 hari.
Satelit yang dimiliki : 1 (Bulan).

Mars
Massa : 0,11 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 6.600 km.
Jarak dengan Matahari : 1,52 S.A
(1 Satuan Astronomis = 149 juta km)
Albedo : 0,15.
Atmosfer : mengandung unsur
Karbondioksida (CO2).
Kepadatan : 4,0 g / cm3.
Suhu permukaan:- 129° C s/d 27° C
Gravitasi relatif permukaan terhadap
Bumi : 0,38
Periode rotasi : 24 jam, 37 menit.
Periode revolusi : 687 hari.
Satelit yang dimiliki : 2 buah (Deimos
dan Phobos)

Jupiter
Massa : 318 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 143.200 km.
Jarak dengan Matahari : 5,2 S.A ( 1
Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,51.
Atmosfer : mengandung unsur Amoniak
(NH3) dan Metana (CH4).
Kepadatan : 1,3 g / cm3.
Suhu permukaan : - 120° C.
Gravitasi relatif permukaan terhadap
Bumi : 2,64.
Periode rotasi : 9 jam, 50 menit.
Periode revolusi : 11,86 tahun.
Satelit yang dimiliki : 16 buah (Io,
Europa, Ganymede, Callisto, Amalthea,
Himalia, Elara, Leda, Pasiphea,
Lysithea, Carme, Ananke, Sinope, …).

Saturnus
Massa : 95 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 120.000 km.
Jarak dengan Matahari : 9,5 S.A ( 1
Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,50.
Atmosfer : mengandung unsur Hidrogen
(H2), Methana (CH4), dan Amoniak
(NH3 bentuk salju).
Kepadatan : 0,69 g / cm3.
Suhu permukaan : - 180° C.
Gravitasi relatif permukaan terhadap Bumi
: 1,13.
Periode rotasi : 10 jam, 30 menit.
Periode revolusi : 29,5 tahun.
Satelit yang dimiliki : 17 buah (Titan,
Iapetus, Rhea, Dione, Tethys, Enceladus,
Mimas, Hyperion, Phoebe, Janus, ….).

Uranus
Massa : 14,6 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 50.100 km.
Jarak dengan Matahari : 19,2 S.A ( 1
Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,66.
Atmosfer : mengandung unsur
Hidrogen (H2) dan Methana (CH4).
Kepadatan : 1,56 g / cm3.
Suhu permukaan : - 208° C.
Gravitasi relatif permukaan terhadap
Bumi : 1,07.
Periode rotasi : 15 jam, 30 menit.
Periode revolusi : 84 tahun.
Satelit yang dimiliki : 5 buah (Ariel,
Umbriel, Titania, Oberon, Miranda).

Neptunus
Massa : 17,3 (Massa Bumi = 1,0)
Diameter (Equatorialnya) : 49.400 km.
Jarak dengan Matahari : 30 S.A ( 1 Satuan Astronomis = 149 juta km.)
Albedo : 0,62.
Atmosfer : mengandung unsur Amoniak (NH3) dan Methana (CH4).
Kepadatan : 2,27 g / cm3.
Suhu permukaan : - 223° C.
Gravitasi relatif permukaan terhadap Bumi : 1,41.
Periode rotasi : 18 jam 15 menit.
Periode revolusi : 164,8 tahun.
Satelit yang dimiliki : 2 buah (Triton dan Nereid).


3. Asteroid

Selain kesembilan planet di tata surya, masih ada satu anggota tata surya kita yang terletak antara orbit Mars dan Jupiter. Asteroid merupakan planet-planet kecil. Seperti diketahui bahwa jarak antara Mars dan Jupiter sangat lebar, hal ini medorong para stronom untuk menelitinya. Kurang lebih sudah ada 5.000 buah asteroid yang teridentifikasi. Beberapa asteroid terbesar yang sudah teridentifikasi antara lain:

Ceres diameter 780 km
Pallas diameter 560 km
Yuno diameter 360 km
Vesta diameter 490 km
Hygeza diameter 388 km
Ada beberapa asteroid yang susunan materinya hampir sama dengan Bumi, yaitu Icarus, Toros, Eros dan Geografos.


4. Komet (bintang berekor)

Benda angkasa yang mengelilingi Matahari dan orbitnya sangat lonjong. Badan komet terdiri dari kepala dan ekor. Apabila komet mendekati matahari maka ekornya akan selalu menjauhi matahari.


5. Meteor, Meteorid, Meteorit

Meteor adalah meteorid yang masuk ke dalam atmosfer bumi.
Meteorid adalah benda langit padat yang beterbangan secara tak beraturan dan tidak mempunyai orbit tetap.
Meteorit adalah meteor yang masuk ke dalam atmosfer bumi yang berupa batuan dan sebagian telah hancur.


6. Satelit

Satelit berarti pengikut. Yang dimaksud satelit disini adalah benda langit yang mengikuti planet dalam beredar mengelilingi matahari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar